Usaha dan jasa khalifah umar bin abdul aziz

Usaha dan jasa khalifah umar bin abdul aziz

Usaha dan jasa khalifah umar bin abdul aziz
Usaha dan jasa khalifah umar bin abdul aziz

Seiring dengan pola hidup dan gaya kepemimpinannya, khalifah umar bin abdul aziz banyak meninggalkan hasil dari usaha-usahanya baik dalam bidang agama, ilmu pengetahuan, sosial politik, ekonomi, militer, serta dakwah dan perluasan wilayah.

Nah, dalam artikel kali ini saya ingin megupas sekilas tentang Usaha-usaha khalifah umar bin abdul aziz serta jasa-jasa khlalifah umar bin abdul aziz, apa saja itu? Untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.

Bidang agama

Berikut usaha khalifah umar bin abdul aziz dalam bidang agama
Menghidupkan kembali ajaran al-qur’an dan sunah nabi
Mengadakan kerja sama dengan ulama-ulama besar, seperti hasan al basri dan sulaiman bin umar
Menerapkan hukum berdasarkan syariah islam dengan tegas
Mengupayakan pegumpulan hadis-hadis untuk dipilih antra hadis sahih dan palsu yang dikerjakan oleh imam muhammad bin muslim bin syihab az zuhri

Bidang pengetahuan

Di bidang ilmu pengetahuan, khalifah umar bin abdul aziz serius mengadakan pendalaman berbagai ilmu pengetahuan. Dia memindahkan sekolah kedokteran iskadariyah (mesir) ke antioksa dan harran (turki)

Bidang sosial Politik

Di bidang sosial politk, khalifah umar bin abdul aziz melaksanakan gebrekaan besar-besaran antara lain:
Mengutamakan perilaku politk yang berlandasakan nilai kebenaran dan keadilan
Mengutus delegasi untuk mengawasi kinerja para gebernur di berbagai daerah agar tetap menerapkan kebenaran dan keadilan dalam memimpin
Menggeser kedudukan gebernur yang tidak melaksanakan perintah agama dengan kaaffah dan menzalimi rakyad

Bidang ekonomi

Upaya yang dilakukan khalifah umar bin abdul aziz di bidang ekonomi antara lain:
Meringankan pajak bagi rakyat
Menerbitkan aturan tentang pelaksanaan timbangan dan takaran
Memberantas model kerja paksa
Memberdayakan lahan pertanian, irigasi , membangun sumur-sumur dan jalan raya
Memperhatikan fakir miskin dan anak yatim

Bidang militer

Khlalifah umar bin abdul aziz tidak mengutamakan bidang militer dalam kepemimpinannya, artinya ia tidak memiliki angkatan perang yang kuat. hal itu disebabkan kepemimpinannya berorintasi pada upaya menciptakan kesejahteraan rakyat. Sehingga ia lebih cendrung memprioritas pembangunan dalam negeri.

Bidang dakwah dan perluasan wilyah

Sebagaimana orientasi kepemimpinannya, maka khalifah umar bin abdul aziz berkeyakinan bahwa untuk memperluas wilyah lebih efektif bila dilakukan melalui dakwah dan penekanan pada amar ma’ruf nahi munkar, bukan menggunakan militer.

Tradisi lama yang mencela ali bin abi thalib beserta keluarganya pada setiap khutbah shalat jum’at atau tidak lagi dilakukan oleh khalifah umar bin abdul aziz karena menurutnya hal ini tidak baik. Ia lebih suka membacakan firman allah.swt yang tercantum dalam al-quran suah An-nahl/16 ayat 90 artinya.

“sesungguhnya allah menyuruh ( kamu ) berlaku adil berbuat kebajikan, memberi kepada kerabat, dan allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan, dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran”

Jasa-jasa khlalifah umar bin abdul aziz

Khalifah umar bin abdul aziz benyak sekali meninggalkan jasa, antara lain:
Menumbuhkan rasa perdamaian berdasarkan pada syariat islam
Menciptakan kesejahteraan rakyat
Menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia
Menerbitkan undang-undang tentang pertahanan berdasarkan keadilan
Membuka lahan pertanian yang diserta dengan sistem irigasi
Mendirikan masjid-masjid sebagai sarana dakwah
Menganggarkan dana bagi masyarakat yang kurang mampu
Membukukan banyak sekali hadist-hadist rasulullah saw
Demikianlah uraian singakat tentang umar bin abdul aziz yang menjadi khalifah dalam waktu singkat yaitu dua setangah tahun, tetepi prestasi yang telah dilakukan sangat luar biasa. Pembangunan di segala bidang telah dia hasilkan, terutama kesejahteraan rakyad. Dalam memimpin ia selalu memberi. contoh : misalnya menerapkan gaya hidup sederhana sebagimana khulafaur rasyidin , tidak memperkaya diri ataupun korupsi.

Segera setalah menjadi khalifah, umar bin abdul aziz meninggalkan kesukaanya yaitu mengenakan pakaian dari bahan sutera barganti lebih suka mengenakan pakaian dari bahan yang sederhana.

Ia juga meninggalkan kesukaanya memakai wewangian. Seluruh harta kekayaan miliknya dan milik istrinya yang berupa tanah perkebunan dan perhiasan di jual kemudian uangnya diserahkan ke baitul mal. Khalifah umar bin abdul aziz juga mengharmkan dirinya untuk menggunakan kekayaan negera bagi diri dan keluarganya

Sifat dan sikap kepribadiannya tidak lepas dari kehidupannya pada masa mudanya yang banyak mempelajari AL-Qur’an dan sunnah nabi saw. Serta dekat dengan para ulama.

Sumber: https://www.catatanmoeslimah.com/2018/09/kumpulan-bacaan-sholawat-nabi-muhammad-saw.html