Unsur-Unsur Dasar Wawasan Nusantara

Unsur-Unsur Dasar Wawasan Nusantara

Unsur-Unsur Dasar Wawasan Nusantara

Sebagaimana dipahami, wawasan nusantara adalah sebagai wawassan nasional yang substansinya adalah sebagai cara pandang bangsa Indonesia yang melihat Indonesia sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam, yang merupakan landasan dan dasar bagi bangsa Indonesia dalam menyelesaikan segala masalah dan hakikat ancaman yyang timbul baik luar maupun dalam segala aspek kehidupan bangsa.

Dalam wawasan nusantara terdapat unsur-unsur dasar wawasan nusantara, yaitu sebagai berikut:

  1. Wadah

Wawasan nusantara sebagai wadah meliputi 3 komponen

  1. Wujud wilayah

Letak geografis negara berada diposisi dunia antara dua samdra, yaitu samudra Pasifik dan samudra Hindia, dan diantara dua benua, yaitu Asia dan Australia

  1. Tata Inti Organisasi

Bagi Indonesia, tata inti organisasi negara didasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara, kekuasaan pemerintahan, sistem pemerintahan dan sistem perwakilan.

  1. Tata Kelengkapan Organisasi

Wujud tata kelengkapan organisasi adalah kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat.

  1. Isi Wawasan Nusantara

Isi wawasan nusatara tercermin dalam perspektif kehidupan manusia Indonesia dalam ekstensinya yang bmeliputi cita-cita bangsa dan asas manunggal yang terpadu

  1. Cita-Cita Indonesia tertuang didalam pembukaan UUD 1945

 

1)      Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur

2)      Rakyat Indonesia yang berkehidupan kebangsaan yang bebas

3)      Pemerintah rakyat Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial

 

  1. Asas Keterpaduan Semua Aspek Kehidupan Nasional Berciri Manunggal Utuh Menyeluruh

1)      Satu kesatuan wilayah nusantara yang mencakup daratan, perairan, dan dirgantara secara terpadu.

2)      Satu kesatuan politik, dalam arti satu UUD dan politik pelaksanaannya serta satu ideologi dan identitas nasional.

3)      Satu kesatuan sosial budaya dalam artu satu perwujudan masyarakat Indonesia atas dasar “Bhinneka Tunggal Ika” satu tertib sosial dan satu tertib hukum.

4)      Satu kesatuan ekonomi dengan berdasarkan atas asas usaha bersama dan asas kekeluargaan dalam satu sistem ekonomi kerakyatan.

5)      Satu kesatuan pertahanan dan keamanan dalam satu sistem terpadu, yaitu sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata).

6)      Satu kesatuan kebijakan nasional dalam arti pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya yang mencakup aspek kehidupan nasional.

  1. Tata Laku Wawasan Nusantara Mencakup Dua Segi, Yaitu Batinah Dan Lahiriah
  2. Tata laku batiniah berlandaskan filsafah bangsa yang membentuk sikap mental bangsa yang memiliki kekuatan batin. Dalam hal ini Wawasan Nusantara berlandaskan pada falsafah Pancasila untuk membentuk sikap mental bangsa yang meliputi cipta, rasa, dan karsa secara terpadu.
  3. Tata laku lahiriah merupakan kekuatan yang utuh, dalam arti kemanunggalan kata dan karya, keterpaduan pembicaraan dan perbuatan. Dalam hal ini Wawasan Nusantara diwujudkan dalam satu sistem organisasi yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian.
  4. Hakikat Wawasan Nusantara

Hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan nusantara, dalam pengertian: cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Hal tersebut berarti bahwa setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berfikir, besikap dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Demikian juga produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia, tanpa menghilangkan kepentingan lainnya, seperti kepentingan daerah, golongan, dan orang per orang.

baca juga :