Tujuan Penelitian Korelasional

Tujuan Penelitian Korelasional

Adapun tujuan penelitian korelasional adalah untuk melihat sejauh mana variabel-variabel pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi pada satu atau lebih. Faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi, untuk menentukan hubungan antara variabel, atau untuk menggunakan hubungan tersebut untuk membuat prediksi. Adapun secara khusus, tujuan dari penelitian korelasional itu sebagai berikut

  1. Untuk mencari bukti terdapat tidaknya hubungan (korelasi) antar variabel.
  2. Bila telah ada hubungan, maka penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat keeratan hubungan antar variabel.
  3. Untuk memperoleh kejelasan dan kepastian apakah hubungan tersebut berarti (meyakinkan/signifikan) atau tidak berarti (tidak meyakinkan/insignifican).[3]
  4. Ciri-Ciri Penelitian Korelasional
  5. Variabel yang diteliti relatif rumit, tidak dapat dieksperimentasikan dan dimanipulasikan.
  6. Mengukur variabel yang berhubungan secara serentak dalam situasi realistik
  7. Koefisien korelasi yang ingin dicari adalah positif atau negatif, signifikan atau tidak signifikan
  8. Satu atau lebih variabel disebut variabel bebas (independen variables) dan satu satu atau lebih variabel terikat (dependen variables).[4]
  9. Macam-Macam Penelitian Korelasional
  10. Penelitian korelasi

            Penelitian korelasi, relasional, atau korelasi sederhana (seringkali hanya disebut korelasi saja) digunakan untuk menyelidiki hubungan antara hasil pengukuran terhadap dua variabel yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat atau derajat hubungan antara sepasang variabel (bivariat). Lebih lanjut, penelitian jenis ini seringkali menjadi bagian dari penelitian lain, yang dilakukan sebagai awala untuk proses penelitian lain yang kompleks. Misalnya, dalam penelitian korelasi multivariat yang meneliti hubungan beberapa variabel secara simultan pada umumnya selalu di awali dengan peneitian hubungan sederhana untuk melihat bagaimana masing-masing variabel tersebut berhubungan antar satu sama lain secara berpasangan.

            Dalam penelitian korelasi sederhana ini hubungan antara variabel tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi. Nilai koefisien korelasi merupakan suatu alat statistik yang digunakan untuk membantu peneliti dalam memahami tingkat hubungan tersebut. Nilai koefisien bervariasi mulai dari -1,00 sampai +1,00 diperoleh dengan menggunakan tehnik statistik tertentu sesuai dengan karakteristik dari data masing-masing variabel.

sumber :

https://nashatakram.net/layanan-otomotif-seva-id/