Teori Sifat

Table of Contents

Teori Sifat

            Teori ini menyatakan seorang pemimpin harus memilki cirri-ciri unggul yaitu memiliki intelengensi tinggi, banyak inisiatif, energik, punya kedewasaan emosional, memiliki daya persuasive dan keterampilan komunikatif, memiliki kepercayaan diri, peka dan kreatif.

  1. Teori Situasi

            Teori ini menjelaskan, bahwa harus terdapat daya lenting yang tinggi/luwes pada pemimpin untuk menyesuaikan diri terhadap situasi, lingkungan dan zamannya. Faktor lingkungn itu harus dijadikan tantangan untuk diatasi.

  1. Teori Humanistik

            Fungsi  kepemimpinan menurut teori ini ialah merealisir kebebasan manusia dan memenuhi segenap kebutuhan insane, yang dicapai melalui interaksi pemimpin dengan rakyat. Untuk melakukan hal ini perlu adanya organisasi yang baik dan pemimpin yang baik, yang mau memperhatikan kepentingan dan kebutuhan rakyat. [3]

            Selain teori-teori di atas dikenal juga teori Jawanisasi oleh Tomi Pires, yang menyatakan awalnya masyarakat jawa sangat dipengaruhi oleh budaya hindu, yang kemudian masuknya agama Isam yang melalui perdagangan dan pada akhirnya disebarkan oleh para wali melalui budaya yang ada. Islam diperkenalkan melalui seni yaitu pewayangan atau pun tembang-tembang jawa. Jadi nilai kepemimpinan yang dimasukkan melalui kesenian juga dipengaruhi budaya hindu dari kisah-kisah mahabarata dan ramayana sekaligus disisipkan nilai-nilai keIslaman. [4]

baca juga :