Teknik Pengumpulan Data

Teknik Pengumpulan Data

Beberapa teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
Angket atau kuesioner
Angket merupakan suatu daftar pertanyaan atau pernyataaan tentang topik tertentu yang diberikan kepada subyek, baik secara individu atau kelompok, untuk mendapatkan informasi tertentu, prefensi, keyakinan, minat dan perilaku (Hadjar, 1999: 181). Metode ini penulis gunakan untuk memperoleh data tentang kreativitas guru PAI dan kemampuan guru PAI dalam mengelola kelas di SMP Negeri 3 Demak.
Pengukuran skala ini mengikuti skala likert yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan pesrsepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial yang telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti yang disebut sebagai variabel penelitian (Sugiyono,2007:133-134). Dalam penelitian ini menggunakan empat alternatif jawaban: “selalu”, “sering”, “kadang-kadang”, “tidak pernah”. Skor jawaban mempunyai nilai antara 1 sampai 4.
Observasi
Observasi adalah kegiatan pencatatan dan pengamatan yang disengaja dan sistematik tentang keadaan/fenomena sosial dan gejala-gejala yang muncul pada objek penelitian (Mardalis, 2003:63). Observasi yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah observasi sistematis (berkerangka) mulai dari metode yang digunakan dalam observasi sampai cara-cara pencatatannya (Hadi, 1992:147), dilengkapi dengan format/blangko pengamatan sebagai instrumen yang berisi item-item tentang kejadian yang digambarkan akan terjadi (Arikunto, 2002:185), sehingga penulis tinggal memberikan tanda terhadap kejadian yang muncul.
Observasi digunakan penulis untuk memperoleh data tentang kreativitas guru PAI dan pelaksanaan pengelolaan kelas guru PAI di SMP Negeri 3 Demak dengan cara mengamati dan mencatat seluruh indikator yang akan diteliti.

Wawancara atau Interview

Wawancara adalah metode pengumpulan data yang digunakan penulis untuk mendapatkan keterangan-keterangan lisan melalui proses tanya jawab antara Information Hunter dengan Information Supplyer (Hadi, 1992:192), Dalam wawancara ini penulis akan menggunakan bentuk semi structured. Tekniknya mula-mula penulis menanyakan serentetan pertanyaan yang sudah terstruktur, kemudian satu persatu diperdalam untuk mengetahui keterangan lebih lanjut (Arikunto, 2002:201).
Dari wawancara ini diharapkan akan mendapatkan informasi-informasi yang lebih jelas, lengkap dan sedalam-dalamnya tentang kreativitas guru PAI dan pelaksanaan kegiatan pengelolaan kelas guru PAI. Metode ini penulis tujukan kepada guru bidang studi PAI di SMP Negeri 3 Demak yang secara langsung berkaitan dengan kreativitas guru dalam mengajar dan pelaksanaan pengelolaan kelas, para siswa, dan kepala sekolah selaku supervisor di sekolah tersebut.
sumber :