Tangga

Tangga

Tangga berfungsi sebagai penghubung antara lantai atas dan bawah. Memasang tangga di rumah terkadang membutuhkan perhatian yang lebih, apalagi jika rumahnya relatif kecil. Menumpuk tangga secara tidak benar akan mempersempit rumah.

Jenis tangga tersebut cukup bervariasi: dari tangga gandeng lurus atau sederhana hingga tangga putar yang lebih kompleks. Tangga yang miring dan melengkung tampak lebih artistik dan harus dirancang dengan perhatian khusus.

Sedangkan material dan material untuk tangga juga cukup bervariasi. Biasanya digunakan kayu, beton bertulang dan baja yang bentuknya disesuaikan dengan keinginan.

Tip dan trik:

Pilih tangga proporsional yang sesuai dengan bentuk dan luas ruangan. Tangga juga sebaiknya didesain dan diletakkan di lokasi yang tidak menambah ruang sempit ruangan.
Pada dasarnya tangga terdiri dari 4 bagian yaitu undakan, samping (pemberhentian sementara), pegangan tangan (pagar yang mengelilingi anak tangga) dan pegangan tangan (pegangan tangan pada pegangan tangan).
Faktor penting dalam desain tangga adalah sudut kemiringan, jumlah anak tangga, lebar dan tinggi anak tangga, lebar tangga, tinggi dan kepadatan pagar. Untuk anak tangga, tingginya tidak boleh lebih dari 20 cm dengan lebar 25-30 cm.
Banyak material yang bisa digunakan untuk lantai, seperti karpet, kayu dan marmer. Sebaiknya pilih bahan yang tidak licin untuk menjamin keselamatan Anda dan keluarga.
Untuk menghindari anak tangga yang curam dan licin, gunakan ambang berundak yang mencegah tergelincir di sepanjang tepi anak tangga. Bahan anti selip bisa berupa aluminium, kayu, keramik dan karet. Alternatifnya, Anda bisa mengaplikasikan karpet ke semua anak tangga untuk pendakian yang nyaman.