Sistem Irigasi di Berbagai Daerah

Sistem Irigasi di Berbagai Daerah

Sistem Irigasi di Berbagai Daerah

  1. Aceh

           Aceh merupakan salah satu provinsi yang letaknya di kawasan bagian barat wilayah Republik Indonesia atau pada penghujung bagian utara pulau Sumatera. Provinsi daerah istimewa Aceh ini sebagian besar terdiri dari daratan persambungan pulau Sumatera dan ditambah dengan beberapa pulau kecil lainnya yang terletak di bagian barat laut dan selatan daratan tersebut. Terdapat banyak etnis dan suku yang mendiami Daerah Istimewa Aceh ini.

                                                Selain berladang, mata pencaharian bertani yang kedua adalah bersawah. Mata pencaharian ini menjadi mata pencaharian mayoritas atau pokok di kehidupan masyarakat Aceh. Padi merupakan bahan makanan pokok sehari-hari dari seluruh rakyat. Sawah-sawah dibentuk petak dengan yang lainnya dibatasi ateung (pematang) dan terdapat parit-parit yang disebut leueng. Sistem pengairannya masih menggunakan batang pinang atau batang pisang sehingga pekerjaan bertani ini cukup memakan waktu. Dengan demikian sistem pengairan atau irigasi di Masyarakat Aceh tersebut masih tergolong tradisional. Namun, semakin berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan maka sistem irigasi tersebut semakin berkembang dan canggih.

Dari mata pencaharian yang telah disebutkan tersebut dapat diketahui bahwa potensi sumber daya yang ada di Provinsi Aceh seperti halnya sumber daya lahan, sumber daya air dan sumber daya manusia relaif cukup melimpah. Kondisi geografisnya bervariatif mulai dari daerah pedataran di kawasan pantai hingga daerah pegunungan yang berada di bagian tengah. Dengan kondisi geografi kawasan pegunungan tersebut maka banyak dijumpai banyak anak-anak sungai yang pada akhirnya membentuk sebuah sungai yang merupakan sumber air untuk irigasi yang secara berkelanjutan mengalirkan air yang pada akhirnya akan menuju ke laut, inilah yang menjadi sumber air yang potensial. Sumber daya manusia atau penduduknya juga mempunyai pencaharian pokok yang sebagian besar adalah petani. Dengan adanya perkembangan teknologi yang relatif tidak terlalu canggih untuk diterapkan di sektor pertanian, maka pengembangan sistem pertanian dapat menjadi tulang punggung pengembangan ekonomi di Provinsi Aceh. Proses pengembangan pertanian khususnya di bidang irigasi perlu dituntaskan dengan penanganan pasca panen, sehingga pengembangannya akan menuju kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Aceh.

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/