Reproduksi pada Mamalia

Reproduksi pada Mamalia

Reproduksi pada Mamalia

Mamalia pada umumnya merupakan hewan yang melahirkan (vivipar), kecuali pada kelas monotremata misalnya Platypus (paruh bebek) yang ofipar (bertelur). Reproduksi pada mamalia dilakukan secara seksual dan pembuahan selalu terjadi didalam tubuh (internal). Telur yang telah di buahi (zigot) akan berkembang menjadi embiro didalam rahim (uterus). Embiro  tersebut di beri makan oleh tubuh induknya melalui plasenta. Alat reproduksi di bedakan atas:

  • Alat Reproduksi Jantan

Alat reproduksi janatan terdiri dari 2 buah testes yang terletak didalam skrotum. Didalam testes terdapat saluran-saluran seminifer (seminiferous tubeles) yang berfungsi menghasilkan sperma. Sperma ini akan di simpan didalam epididimis, yang dihubungkan kedalam seminal vesicle oleh suatu saluran sperma yang disebut Vas deferens. Selanjutnya melalui kelenjar prostat (glandula prostata) diteruskan keseluruh ejakulasi. Dari sini akan diteruskan lagi keseluruh uretra dan berakhir pada lubang pembuangan yang terletak didalam alat kopulasi yang di sebut penis.

  • Alat Reproduksi Betina

Alat reproduksi betina terdiri dari 2 buah ovarium (indum telur). Sel telur akan masak didalam folikel graaf (Graafian vollicle) ovarium ini melalui infundibulum akan di hubungkan ke dalam uterus (rahim) oleh saluran falompian (fallopian tube) atau saluran telur. Dari uterus melalui bagian servik akan di teruskan di dalam vagina.

  1. Hormon Reproduksi

Hormon yang erat hubungannya dengan reproduksi adalah gonadetropin. Hormon ini terdiri dari beberapa hormon diantaranya:

FSH (Follicle Stimulating Hormone), yang berfungsi merangsang pertumbuhan folikel (gelembung kecil yang berisi ovum) pematangan volikel ini dirangsang oleh SFH. LH (Luteinizing Hormone), menyebabkan volikel yang telah masak pecah dan ovum (sel telur) keluar. Peristiwa ini di sebut ovulasi. LH menyebabkan pula folikel yang telah pecah berubah menjadi kopus luteum yang menghasilkan hormon progesteron, suatu hormon yang membantu pertumbuhan uterus sebagai persiapan untuk kehamilan. Pada laki-laki FSH dan LH mengatur pembentukan testosterone sebagai hormone kelamin jantaan.

sumber :

http://blog.umy.ac.id/teknologiku/escape-legacy-3d-apk/