Proses Membuat Kain Sasirangan

Proses Membuat Kain Sasirangan

Proses Membuat Kain Sasirangan
Proses Membuat Kain Sasirangan

Secara garis besar proses pembuatan sasirangan dimulai dari penyiapan bahan sampai dengan kain sasirangan siap untuk dipasarkan adalah sebagai berikut :

Menyiapkan Bahan

Kain dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan : Kain dipotong secukupnya disesuaikan utk keperluan pakaian wanita atau pria

Membuat motif kain sasirangan : Kain digambar dengan motif-motif kain adat
Membuat jahitan tangan/ikatan : dijahit dengan menggunakan tangan renggang mengikuti motif. Kain yg telah dijahit, ditarik benang jahitannya dengan tujuan utk mengencangkan jahitannya, sehingga kain mengerut dengan rapat & kain sudah siap utk diproses selanjutnya.

Pewarnaan

semua zat warna yg utk membatik dapat digunakan utk pewarnaan kain sasirangan. Namun zat warna yg sering digunakan adl zat warna naphtol dengan garamnya. Bahan lainnya sebagai pembantu adl soda api (NaOH), Sepritus, air panas yg mendidih. Pertama adl zat warna diambil secukupnya, kemudian diencerkan/dibuat pasta dengan menambahkan Spirtus, kemudian diaduk sampai semua larut. Setelah zat larut semua, kemudian ditambahkan beberapa tetes soda api & terakhir kemudian ditambahkan dengan air panas & air dingin sesuai kebutuhan.

Larutan harus jernih. Utk melarutkan zat warna naphtol sudah dianggap selesai & sudah dapat dipergunakan utk mewarnai kain sasirangan. Utk membuat warna yg diinginkan, zat warna naphtol harus ditimbulkan/dipeksasi dengan garamnya. Utk melarutkan garamnya, diambil sesuai dengan keperluan kemudian ditambahkan air panas sedikit demi sedikit sambil diaduk sehingga zat larut semua & didapatkan larutan yg bening.

Baca juga: PPKI

Banyaknya larutan disesuaikan dengan keperluan. Kedua larutan yaitu naphtol & garam sudah dapat dipergunakan utk mewarnai kain sasirangan, yaitu dengan cara pertama-tama mengoleskan/ menyapukan zat warna naphtol pada kain yg telah disirang yg kemudian disapukan lagi/dioleskan larutan garamnya sehingga akan timbul warna pada kain sasirangan yg sudah diolesi sesuai dengan warna yg diinginkan. Setelah seluruh kain diberi warna, kain dicuci bersih-bersih sampai air cucian tidak berwarna lagi.

Jahitan/ikatan dilepas

kain yg sudah bersih, kemudian dilepaskan jahitannya sehingga terlihat motif- motif bekas jahitan diantara warna-warna yg ada pada kain tersebut

Pencucian
Pengawetan
Pengeringan
Disetrika

Kain sasirangan sudah jadi dan siap dibuat baju/lainnya atau siap untuk dipasarkan.