Pengertian  Pembelajaran PAKEM    

Pengertian  Pembelajaran PAKEM    

Pengertian  Pembelajaran PAKEM    

  1. Pembelajaran Aktif

Pembelajaran aktif merupakan gabungan dari pendekatan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) dan Pendekatan Keterampilan Proses (PKP), yang sangat mengutamakan tingkat keaktifan siswa dalam proses pembelajaran.

Pembelajaran aktif merupakan pembelajaran yang lebih banyak melibatkan aktivitas siswa dalam mengakses berbagai informasi  dan pengetahuan untuk dibahas dan dikaji dalam proses pembelajaran di kelas, sehingga para siswa mendapatkan pengalaman yang dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensinya. Pembelajaran aktif memungkinkan siswa mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi , seperti menganalisis dan melakukkan penilaian terhadap peristiwa belajar, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari – hari .

Pembelajaran aktif memiliki kesamaan dengan  model pembelajaran self discovery learning, yakni pembelajaran yang dilakukan siswa untuk menemukan kesimpulan sendiri sehingga dapat dijadikan sebagai nilai baru yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam pembelajaran aktif, Guru lebih memposisikan dirinya sebagai fasilitator, yang bertugas memberikan kemudahan belajar (to facilitate of learning) kepada siswa. Siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran, sedangkan guru lebih banyak memberikan arahan dan bimbingan, serta mengatur sirkulasi dan jalannya proses pembelajaran.

Hal yang paling utama yang menjadi pemicu keaktifan siswa di dalam kelas adalah munculnya rasa ingin tahu, ketertarikan dan minat siswa terhadap hal yang  sedang dipelajari. Untuk itu, Guru harus mampu menciptakan suasana sedemikian rupa untuk memicu rasa kepenasaran siswa, sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan dan mengemukakan gagasan. Keaktifan siswa tidak hanya berupa keterlibatan fisik belaka, tetapi hal yang lebih utama adalah keterlibatan mental/intelektual, khususnya keterlibatan intelektual-emosional.

  1. Pembelajaran Kreatif

Pembelajaran kreatif merupakan pembelajaran yang mengharuskan guru untuk memotivasi dan memunculkan kreativitas siswa selama pembelajaran berlangsung, yaitu dengan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, misalnya kerja kelompok (cooperative learning),bermain peran (role playing) dan pemecahan masalah (probelm solving). Pembelajaran kreatif menuntut guru untuk merangsang kreativitas siswa, baik mengembangkan kecakapan berpikir maupun melakukan tindakan.

Pembelajaran kreatif lebih menekankan pada pengembangan kreatifitas, baik pengembangan kemampuan imajinasi dan daya cipta (mengarang, membuat kerajinan tangan, mempraktekan kesenian dll) maupun pengembangan berpikir kreatif.

sumber :

Cars: Lightning League 1.6 Apk + Mod for android