Pengertian Paragraf Persuatif, Cara / Teknik Penulisan Paragraf Persuatif, Pola Pengembangan Paragraf Persuatif, dan Latihan Paragraf Persuatif

Pengertian Paragraf Persuatif, Cara / Teknik Penulisan Paragraf Persuatif, Pola Pengembangan Paragraf Persuatif, dan Latihan Paragraf Persuatif

 

Pengertian Paragraf Persuatif, Cara / Teknik Penulisan Paragraf Persuatif, Pola Pengembangan Paragraf Persuatif, dan Latihan Paragraf Persuatif

 

Pengertian Paragraf Persuatif

Pada pelajaran yang lalu, kamu telah mempelajari tentang menulis jenis-jenis paragraf (naratif, ekspositif, dan argumentatif). Dan sekarang kamu diajak untuk mempelajari lagi mengenai menulis paragraf jenis persuatif. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan paragraf persuatif? Apa saja tujuannya? Bagaimana teknik penulisannya? Mari kita pelajari bersama !

Paragraf persuatif adalah sebuah paragraf yang bertujuan untuk memengaruhi, mengajak, membujuk, atau menghimbau pembaca untuk mengikuti apa yang disampaikan oleh penulis. Dalam paragraf persuatif biasanya disertakan fakta, data, alasan, gambaran, dan bukti dari penulis sebagai upaya untuk membujuk atau mengajak pembaca.

Teknik Penulisan

Teknik penulisan dalam paragraf persuatif terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian pendahuluan, bagian isi, dan bagian penutup. Pada bagian pendahuluan terdiri atas beberapa kalimat pendapat atau gagasan yang ingin disampaikan penulis kepada pembacanya. Pada bagian isi terdiri atas bukti, data, gambar, fakta, dan alasan dari penulis dalam upaya untuk membujuk atau mengajak pembaca. Pada bagian penutup terdiri dari kesimpulan yang berupa ajakan, himbauan, dan bujukan penulis kepada pembacanya. Biasanya menggunakan kata-kata ajakan, antara lain mari, ayo, segera, lekaslah, dan sebagainya.

Pola Pengembangan Paragraf Persuatif

Pola pengembangan dalam paragraf persuatif ada tiga jenis, yaitu rasionalisasi, identifikasi, dan sugesti.

Pengembangan rasionalisasi, yaitu pengembangan dengan metode uraian menggunakan ide atau gagasan yang bersifat rasional, logis, dan masuk akal saat memberikan argumen atau alasan dalam membujuk.

Pengembangan secara identifikasi, yaitu pengembangan dengan cara penulis mempelajari dahulu objek atau permasalahan yang terjadi/berkembang di masyarakat, kemudian mengangkat dalam bentuk tulisan, berupa ajakan atau memengaruhi. Dalam hal ini penulis berpihak kepada pembaca.

Pengembangan sugesti, yaitu pengembangan dengan berdasar untuk memengaruhi, membujuk, atau mengajak pembaca saja tanpa diperlukan adanya argumen, bukti, dan data dalam upaya untuk membujuk.

Latihan Paragraf Persuatif

Menikmati keindahan Kota Bandar Lampung akan terasa lebih afdal jika Anda nikmati dari kawasan Bukit Randu. Di wilayah ini berdiri sejumlah hotel dan restoran yang memanjakan para wisatawan ketika berlibur dengan berbagai fasilitas menarik.

Berdasarkan informasi dari warga, Bukit Randu diambil dari nama sebuah bukit yang terkenal dengan Daerah Umbul Kapuk atau pohon randu. Bukit yang ada di tengah Kota Bandar Lampung pada ketinggian 200 meter dari permukaan laut.

Jika Anda ingin mencari oleh-oleh khas Lampung, Jalan Teluk Betung adalah tempatnya. Di jalan yang berjarak sekitar 500 meter dari Bukit Randu ini berdiri beberapa warung yang menjual makanan asli Lampung. Di antaranya kopi bubuk dan keripik pisang.

Oleh-oleh khas Lampung juga banyak dijumpai di Pasar Bambu Kuning. Di sini, banyak dijual beragam kebutuhan warga. Salah satu barang yang menarik dan layak untuk Anda jadikan kenang-kenangan adalah kain tapis. Kain khas Lampung ini dijual dengan harga bervariasi, tergantung corak dan proses membuatnya.

 

Baca Juga Artikel Lainnya: