Paguyuban dan Patembayan ( Gemeinschaft und Gesselschaft)

 Paguyuban dan Patembayan ( Gemeinschaft und Gesselschaft)

Gemeinschaft (paguyuban) Merupakan bentuk kehidupan bersama dimana anggota- anggotanya diikat dalam hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah dan bersifat kekal. Dasar hubungan adalah rasa cinta dan persatuan batin yang juga bersifat nyata dan organis sebagaimana dapat diumpamakan peralatan hidup tubuh manusia atau hewan. Sedangkan menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi gemeinschaft adalah bentuk hidup bersama yang lebih bersesuaian dengan triebwille. Kebersamaan dan kerjasama tidak dilaksanakan untuk mencapai suatu tujuan di luar, melainkan dihayati sebagai tujuan dalam dirinya. Orangnya merasa dekat satu sama lain dan memperoleh kepuasan karenanya. Suasanalah yang dianggap penting daripada tujuan. Spontanitas diutamakan diatas undang- undang atau keteraturan. Toennies menyebut sebagai contoh  keluarga, lingkungan tetangga, sahabat- sahabat, serikat pertukangan dalam abad pertengahan, gereja, desa, dan lain sebagainya. Para anggota diperstukan dan disemangati dalam perilaku sosial mereka oleh ikatan persaudaraan, simpati dan perasaan lainnya sehingga mereka terlibat secara psikis dalam suka duka hidup bersama. Dengan kata lain bahwa mereka sehati dan sejiwa.[8] Menurut Ferdinand Toennies prototipe semua persekutuan hidup yang dinamakan gemeinschaft itu keluarga. Ada taiga jenis gemeinschaft yang dimaksud Ferdinand Tonis yaitu:

  • Gemeinschaft by blood (ikatan darah)Yaitu gemeinschaft yang mendasarkan diri pada ikatan darah atau keturunan. Contoh: kekerabatan, masyarakat- masyarakat suatu daerah yang terdapat di daerah lain. Seperti ikatan mahasiswa Jambi di Yogyakarta.
  • Gemeinschaft of place (ikatan tempat)Yaitu gemeinschaft yang mendasarkan diri pada tempat tinggal yang saling berdekatan sehingga dimungkinkan untuk dapat saling tolong menolong. Contoh: RT dan RW.
  • Gemeinschaft of mind (ikatan pernikahan)Yaitu gemeinschaft yang mendasarkan diri pada ideologi atau pikiran yang sama.

Gesellschaft (patembayan) Merupakan bentuk kehidupan bersama yang merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya untuk jangka waktu yang pendek. Gesellschaft bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka, serta strukturnya bersifat mekanis sebagaimana dapat diumpamakan pada sebuah mesin. Sedangkan menerut Selo Soemardjan dan Soeliman Soemardi gesellscaft merupakan tipe asosiasi  dimana relasi- relasi kebersamaan dan kebersatuan antara orang berasal dari faktor- faktor lahiriah seperti persetujuan, peraturan, undang- undang dan sebagainya.

Sama hal nya penjelasan sebelumnya mengenai silidaritas sosial yang di dalamnya membahas tentang masyarakat desa dan kota, teori paguyuban dan Patembayan juga secara terperinci membahas tentang masyarakat desa dan kota. Adapun yang membedakan dari kedua teori ini terhadap system komunikasi masyarakat desa yaitu terletak pada pembahsan mengenai jenis-jenis pagayuban dimana disitu ada tiga jenis yang membedakan antar dua teori ini. Jika kita terapkan tiga jenis paguyubban ini pada masayrakat desa itu sangat pas dan pada realitanya system komunikasi pada masyarakat desa itu hampir sama dengan tiga jenis yang di sebtkan oleh Ferdinand Tonis, contohnya komunikasi antar anak dan ibu atau antar keluarga itu sangat intens dan sangat erat terlihat di pedesaan bahkan antar tetangga juga komunikasi yang terjadi itu sangat erat dan intens terjadi adapun untuk jenis yang ketiga yaitu berdasarkan ideology ini tidak terlalu terlihat atau menonjol dalam masyarakat desa tetapi walaupun demikian jenis paguyuban ini juga terdapat pada masyarakat desa yang telah berkembang.

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Komunikasi adalah transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan, dan sebagainya, dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, figure, grafik, dan sebagainya. Tindakan atau proses transmisi itulah yang biasanya disebut komunikasi.

Sedangkan Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup atau semi terbuka, dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Dan masyarakat desa sejatinya yakni masyarakat yang bertempat tinggal jauh dengan pusat fasilitas atau bisa disebut juga desa, serta masyarakat desa adalah masyarakat yang tradisional dalam beberapa aspek dalam kehidupannya.

Sistem komunikasi masyarakat desa itu sendiri bisa dilihat dari analisis teori sosiologi yang merujuk kepada masyarakat pedesaan, analisis teori ini akan mencerminkan sistem komunikasi masyarakat desaitu sendiri.

baca jgua :

https://solopellico3p.com/beli-mobil-bekas/