Metode Forecasting

Metode Forecasting

Metode Forecasting

Dalam metode peramalan dapat dibagi atas dua metode yaitu:


  • Metode kuanlitatif

Metode kuanlitatif yaitu menggunakan perhitungan matematik dan statistic.

Metode kuanlitatif dapat digolongkan menjadi 2 yaitu:

  • Teknik Deret Berkala (Time Series) yang memerlukan sistem seperti kotak hitam dan tidak ada usaha memerlukan faktor yang berpengaruh pada system tersebut.

Metode ini cocok untuk peramalan jangka pendek dan jangka menengah.

  • Single Moving Average
  • Single Exponential Smothing,
  • Teknik Exponential(causal) yang mengasumsikan adanya hubungan sebab akibat anatara output dan input dari suatu sistem.Contoh:
  • Analisis Regrasi Ganda
  • Metode Dephi.

  • Metode

Metode ini digunakan dimana tidak ada model matematik, biasanya dikarenakan data yang ada tidak cukup representatif untuk meramalkan masa yang akan datang (long term forecasting). Peramalan kualitatif menggunakan pertimbangan pendapat-pendapat para pakar yang ahli atau experd di bidangnya. Adapun kelebihan dari metode ini adalah biaya yang dikeluarkan sangat murah (tanpa data) dan cepat diperoleh. Sementara kekurangannya yaitu bersifat subyektif sehingga seringkali dikatakan kurang ilmiah.


Salah satu pendekatan peramalan dalam metode ini adalah Teknik Delphi, dimana menggabungkan dan merata-ratakan pendapat para pakar dalam suatu forum yang dibentuk untuk memberikan estimasi suatu hasil permasalahan di masa yang akan datang. Misalnya: berapa estimasi pelanggan yang dapat diperoleh dengan realisasi teknologi 3G.


Metode kualitatif biasanya tidak menggunakan perhitungan matematis ataupun perhitungan secara statitik.Metode ini cukup dengan tanggapan atau buah pikiran dari orang orang yang cuku mengenai keadaan yang akan diramalakan, contoh:Metode Juri Opinion&Metode Delphi.


Sumber: https://works.bepress.com/m-lukito/11/