Mengenal Bagian-Bagian Akar Secara Anatomi Dan Morfologi

Mengenal Bagian-Bagian Akar Secara Anatomi Dan Morfologi

Mengenal Bagian-Bagian Akar Secara Anatomi Dan Morfologi
Mengenal Bagian-Bagian Akar Secara Anatomi Dan Morfologi
Akar yakni bab tumbuhan yang berada di bab paling bawah dan tertanam di tanah. Seperti organ tumbuhan lainnya, akar juga mempunyai bagian. Apa bab dari akar? Mari kita simak diskusi berikut ini.
Peran utama akar tumbuhan yakni sebagai pendukung tumbuhan itu sendiri, memperkuat tumbuhan biar tidak kolaps dan sebagai organ absorpsi air dan mineral yang dipakai untuk metabolisme tanaman. Akar terdiri dari bab luar dan dalam.

Bagian-bagian Akar Tumbuhan

Akar tumbuhan dibagi menjadi beberapa bagian. Bagian ini bisa dilihat dari luar maupun dari dalam akarnya.

Bagian luar akar flora (MORFOLOGI AKAR)

Bagian luar akar bisa dilihat secara visual. Di seluruh tanaman, tampilan longitudinal akar tumbuhan ditunjukkan pada gambar di bawah ini.
Secara umum, akar tumbuhan terdiri dari:
  1. Akar leher Ini yakni bab yang menghubungkan akar dengan batang tanaman. (https://bandarlampungkota.go.id/blog/pancasila-sebagai-dasar-negara/)
  2. Batang akar Batang akar mencakup bab antara akar akar dan ujung akar
  3. Cabang akar Ini yakni cabang akar yang tumbuh dari sisi-sisi di akar utama
  4. Akar rambut Rambut bercabang bercabang yang tumbuh dari sel epidermis yang tumbuh di erat ujung akar, berfungsi untuk memperluas tempat absorpsi air dan nutrisi mineral.
  5. Ujung akar Ini yakni bab bawah akar tumbuhan yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra)
  6. Topi akar (kaliptra). Ini yakni ujung akar yang berfungsi untuk melindungi akar dari kerusakan ketika menembus partikel tanah.
Akarnya terdiri dari tiga zona pertumbuhan, yaitu tempat diferensiasi, tempat pemanjangan, dan luas pembelahan sel. Area meristematik akar yakni pada tamat dimana sel selalu aktof membagi. Pada kesudahannya ada tudung akar yang berfungsi melindungi akar tanaman.
Bagian dalam akar flora (ANATOMI AKAR)
Jika bab akar dipotong melintang, maka bab dalam akar bisa dilihat melalui mikroskop.
Bagian terluar akar disebut epidermis, kemudian korteks, endodermis dan silinder sentra (stadia).

epidermis

Sel epidermis yakni akar berdinding tipis, kompak dan biasanya tidak mempunyai kutikula yang gampang ditembus oleh air. Di bab epidermis ini tumbuh akar rambut. Pertumbuhan akar rambut mengakibatkan permukaan akar lebih lebar sehingga proses penyerapannya lebih efisien.

Korteks

Setelah epidermis ada korteks yang tersusun dari jaringan parenkim. Sel korteks relatif lingkaran (isodiametris) dengan ruang intercellular yang jelas. Garam air dan mineral yang masuk melalui rambut akar akan melewati sel korteks melalui ruang interselular yang disebut insiden ektravasikuler apoplastik.

Endodermis

Endodermis yakni jaringan antara korteks dan silinder sentra atau stela. Jaringan ini terdiri dari satu lapisan sel dengan dinding sel tebal dan licin. Dalam jaringan endodermik ini ada peraturan perihal pengenalan air ke dalam jaringan transportasi di dalam silinder pusat.

Silinder sentra (stele)

Silinder tengah atau stadia yakni bab terdalam dari anatomi akar. Jaringan pembuluh primer dikelilingi oleh kumpulan sel yang disebut jaringan perisikel yang terletak berdampingan. Jaringan perikum ini bersifat meristematik dan bisa membentuk cabang akar. Bagian dalam partikel ini yakni jaringan sekunder, floem dan xilem.