Mari Hargai Jasa Pahlawan

Mari Hargai Jasa Pahlawan

 

Mari Hargai Jasa Pahlawan

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah !

” ucapan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir.Soekarno tersebut diamini betul oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi. Di momentum hari kemerderkaan Republik Indonesia ke 73 ini, Hadadi mengajak seluruh masyarakat agar selalu menghargai jasa para pahlawan dan jangan sampai melupan perjuangannya.

“Hari Kemerdekaan ini jadi momentum untuk  mengingat dan menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indoensia. Dan semoga para pahlawan Indonesia menjadi syuhada akhirat,” ucap Hadadi setelah mengikuti Upacara Hari Ulang Tahun Repuplik Indonesia di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jumat 17 Agustus 2018.

Maka dari itu

Hadadi mengimbau agar seluruh siswa di Jawa Barat selalu mengingat dan mempelajari sejarah bangsa, agar dapat memaknai arti kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. “Pelajari dan belajarlah dari sejarah, maknai kemerdekaan dengan menjadi siswa yang bekeunggulan. Jadilah generasi emas untuk Indonesia,” ujar Hadadi.

 

Dan untuk menyiapkan siswa menjadi generasi emas, tentu tak bisa lepas dari peran tenaga pendidik. “Ini jadi tantangan bagi tenaga pendidik. Bisa tidak menciptakan generasi emas, generasi yang baik. Karena keberhasilan siswa generasi sekarang  tak bisa lepas dari tenaga pendidiknya saat ini,”

 Salah seorang siswa SMA Kartika XIX – 1 Bandung

Mochammad Robby Setiawan mengatakan, dengan mengetahui sejarah kemerdekaan Indonesia, membuat dirinya lebih menghargai jasa para pahlawan yang sudah berjuang meraih kemerderkaan. “Dengan kita mengetahui proses perjuangan pahlawan dimasa lampau, saya jadi lebih bisa menghargai jasa pahlawan,” ungkap Robby.

 

Salah satu cara Robby guna memaknai perjuangan para pahlawan adalah dengan mengikuti upacara bendera. Meski sederhana, lewat upacara bendera ia telah berupaya untuk menghargai jasa para pahlawan. “Meski kadang emang panas atau amanat pembina upcaranya lama, saya tetap upacara, guna menghargai jasa para pahlawan,” katanya menambahkan.

 

Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/