Hardiknas, Tujuh Violinis Muda Layak Diapresiasi

Hardiknas, Tujuh Violinis Muda Layak Diapresiasi

Hardiknas, Tujuh Violinis Muda Layak Diapresiasi
Hardiknas, Tujuh Violinis Muda Layak Diapresiasi

Tujuh pemain biola muda berbakat yang terdiri dari Rayitha Dahayu Ramaniya, Naura Odetta Hikmayadi,

Ghina Arianti Mardhiyah, Fathma Nuryadinillah, Daffina Rayya Putri Yusuf, Ajeng Pramesti Ramadhani dan Zahrah Wahyu Lathiifah telah turut mengharumkan nama Purwakarta di tingkat propinsi.

Mereka menjadi juara dalam ajang Festival Metode Ummi bagi sekolah plus jenjang TK/SD/SMP yang diselenggarakan pada tanggal 25 Nopember tahun lalu, di Arcamanik Bandung.

Para pelajar yang masih duduk di bangku SD Plus Muhajirin Purwakarta tersebut dilatih oleh Iwan Viul dan mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pihak sekolah.

“Menurut saya, mereka itu anak-anak yang luar biasa dan butuh support dari semua pihak agar bisa terus

semangat, dapat mengeksplor talent-nya dan berkembang dengan baik,” ujar Lia Yulindaria, SP, M. Pd Kepala Sekolah SD Muhajirin 2 kepada awak media, Selasa (1/5).

Lia menambahkan, “Untuk anak-anak tersebut, insyaaAllah saya akan mencoba membantu mengembangkan dan menguatkan mereka ke depan. Semoga dilancarkan,” ucapnya.

Dimintai tanggapannya, Dedi Hermayadi ayah dari salah seorang violinis muda berharap Pemerintah Daerah bersedia memberikan apresiasi atas prestasi anak-anak tersebut.

“Menjelang peringatan hari pendidikan nasional, saya berharap pemerintah daerah dapat memberikan

apresiasi atas prestasi dari anak-anak kami. Kami sebagai orang tua sangat bahagia bila anak-anak diberikan kesempatan untuk tampil, itu saja sudah sangat berharga bagi anak-anak yang masih memiliki masa depan panjang dan akan diingat sepanjang hayatnya mereka dihargai,” tandasnya.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/pemikiran-fase-renaissance-dan-modernisme/