Dimensi Seks Remaja

Dimensi Seks RemajaDimensi Seks Remaja

  1. Mengembangkan Identitas Seksual

Selain mengalami perkembangan seksual secara fisik, remaja juga mengalami perkembangan seksual secara psikis, yakni munculnya perasaan seksual seperti gairah dan daya tarik dan pembentukan kesadaran terhadap identitas seksual. Sehingga perlu bagi remaja untuk mempelajari cara  menangani perasaan seksual. Beruntung dalam hal ini, Islam sebagai agama yang kamil mutakamil, telah mengcover solusi untuk setiap permasalahan umatnya, termasuk masalah remaja yang seperti ini. Islam secara tekstual dalam Al Qur’an telah menegaskan upaya preventif untuk menangani masalah perasaan seksual pada remaja, yakni dalam firmannya Qs Al Isra Allah menegaskan “Janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji”

Awal dari munculnya perasaan seksual tentu saja dimulai dengan pengindraan terutama mata, sehingga Allah menyuruh kita untuk menundukan pandangan, selain itu untuk menahan syahwat (baca : gairah seksual) Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk berpuasa. Dari fakta ini bisa kita lihat bagaimana Islam telah mempersiapkan upaya pencegahan terhadap masalah masalah mendetil seperti ini.

Sementara diluar sana, katakan saja dinegara semaju negara Paman Sam, tidak ada upaya pencegahan efektif yang bisa mereka lakukan untuk menahan eksplorasi seksual yang dilakukan anak anak remajanya, sehingga mulai banyaklah anak remaja yang terindikasi Infeksi Menular Seksual (IMS), sebuah study di Amerika menyatakan bahwa lebih dari 60% remaja kelas 12 pernah melakukan hubungan seksual. Dan lebih mengerikannya lagi bahwa remaja Amerika mempresepsikan bahwa mereka akan lebih mudah diterima diantara teman sebayanya dari pada remaja tyang tidak aktif secara seks.

 

Sumber :

http://rahmad.blog.unismuhpalu.ac.id/jasa-penulis-artikel/