Di DIY Tak Ada Siswa Kelas Akhir yang Dipenjara

Di DIY Tak Ada Siswa Kelas Akhir yang Dipenjara

Di DIY Tak Ada Siswa Kelas Akhir yang Dipenjara
Di DIY Tak Ada Siswa Kelas Akhir yang Dipenjara

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kadarmanta

Baskara Aji mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada siswa kelas IX dan XII di DIY yang sedang mendekam di penjara akibat tersangkut kasus pidana tindak kriminalitas berat. Ini menguntungkan, karena tak akan menyedot energi pemerintah untuk membuat fasilitas khusus terkait UN untuk siswa yang tersangkut kasus kriminal.

“Siswa yang menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap siswa SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, juga tidak ada satu pun yang duduk di bangku kelas akhir tingkatan sekolah,” ujar Aji.

Ditambahkan, kalaupun nantinya ada siswa peserta UN di DIY yang mendekam di penjara, Aji tak akan

memfasilitasi siswa tersebut untuk mengikuti UN di penjara. Siswa peserta UN yang sedang mendekam di penjara dan berniat mengikuti UN harus datang ke sekolah.

UNBK menurut Aji menjadi alasan utama keengganannya menggelar UN di dalam penjara. Terlalu repot, jika harus menyiapkan sarana UNBK di dalam penjara, karena harus menyiapkan server, komputer dan sebagainya. UN di Lapas memakai lembar naskah pun tak memungkinkan dilakukan. Keterbatasan tenaga pengawas menjadi alasan yang diungkapkan Aji.

“Kalau mau ikut UN ya biar datang ke sekolah diantar polisi. Terlalu repot bagi kami memfasilitasi UN di

dalam penjara. Sistem UNBK butuh server dan sarana penunjang lainnya, jadi terlalu ribet untuk melakukannya di dalam penjara,” jelasnya

Sumber :

https://memphisthemusical.com/