Deskripsi Bajakah

Bajakah banyak ditemukan di daerah pedalaman hutan kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah. Tanaman bajakah ini memiliki batang yang cukup besar dan kokoh dengan akar yang merambat lebih dari 5 meter. Bajakah terdiri dari tiga jenis (Putra, 2019), yaitu :
1.Bajakah Tampala (Spatholobus littoralis Hassk)
Bajakah ini memiliki kandungan senyawa fenolik, flavonoid, tanin, dan saponin yang mampu mempercepat proses penyembuhan luka.
2. Bajakah Lamei
Bajakah ini memiliki kandungan air yang merupakan tanaman hutan hujan tropis yang tumbuh dengan cara merambat.
3. Bajakah Kalalawit (Uncaria gambir Roxb)
Bajakah ini memiliki kandungan phenol dan antibakteri dengan ekstrak gambir terdapat kandungan katekin yang cukup tinggi.

2.2 Pengolahan Bajakah

Saputera (2018) menjelaskan bahwa pengolahan bajakah dapat dilakukan dengan uji efektivitas ekstrak etanolik dengan metode berikut :
  1. Persiapan dan determasi tumbuhan bajakah
  2. Perhitungan replikasi sampel
  3. Pembuatan ekstrak batang bajakah
  4. Pembuatan salep berbagai konsentrasi
  5. Uji efektifitas ekstrak etanolik batang bajakah

 

Bajakah dapat dimanfaatkan sebagai bahan dugaan obat kanker (Saputera, 2019). Dalam dunia medis mondern, metode pegobatan kanker dilakukan berbagai cara, antara lain kemoterapi, operasi pemotongan jaringan kanker, radioterapi, transplantasi sumsum tulang belakang, imunoterapi, dan terapi hormon. Kanker merupakan suatu pertumbuhan dan perkembangan sel dalam tubuh yang tidak terkontrol dan abnormal. Prinsip pengobatan kanker adalah menghentikan atau membunuh sel-sel kanker tersebut, baik melalui radioterapi maupun metode lainnya yang bersifat menghambat kerja DNA dan RNA seperti 5-fluorouracil dan metotrexate, merusak DNA sel, dan mencegah pembelaan sel. Adapun cara pengolahannya adalah :
  1. Menyiapkan potongan batang bersulur pohon bajakah
  2. Mengeringkan di bawah sinar matahari sampai benar-benar kering
  3. Mencacah potongan batang yang telah dikeringkan
  4. Merebus potongan batang bajakah bersama dengan air selama 30 menit
  5. Ketika warna air berubah seperti teh, obat siap diminum setiap hari hingga 2 bulan.

 

2.3 Manfaat Bajakah
Bajakah dimanfaatkan sebagai bahan farmasi atau obat-obatan. Pada setiap jenis bajakah mempunyai keunikan dan manfaat yang berbeda-beda. Pertama, bajakah tempala dimanfaatkan sebagai obat peyembuh luka dengan senyawa fenolik, flavonoid, tanin, dan saponin. Kedua, bajakah lamei dimanfaatkan sebagai obat dengan cara meminum secara langsung cairan yang terkandung di dalam akarnya. Ketiga, bajakah kalawit dimanfaatkan sebagai obat pencegah penyakit jantung, menurunkan berat badan hingga pembantu membentuk kolagen.