Dampak Negatif Pembangunan Industri

Dampak Negatif Pembangunan Industri

Pembangunan industri memang tidak selalu menguntungkan karena ada beberapa dampak negatif yang merugikan, yaitu:

  1. Berkurangnya lahan pertanian yang subur, karena pembangunan industri memerlukan lahan yang cukup luas, baik untuk mendirikan industri itu sendiri maupun untuk prasarana lainnya, seperti perumahan, perkantoran, dan lain-lain.
  2. Industri dapat menimbulkan pencemaran, terutama berupa pencemaran udara, air, tanah dan pencemaran suara. Limbah industri yang tidak melalui pengolahan lebih dahulu akan merugikan kesehatan dan mata pencaharian petani di sekitarnya.
  3. Timbulnya gaya hidup yang lebih menyukai buatan luar negeri (impor) karena tuntutan gengsi semata.
  4. Terjadinya arus urbanisasi yang meningkat di kota-kota.
  5. Tumbuhnya perilaku konsumerisme dalam masyarakat dan gaya hidup yang boros.

3)   Tantangan Pembangunan Industri di Indonesia

Ada tujuh tantangan pengembangan sektor industri.

  1. Postur indus­tri yang tidak imbang dengan komposisi terbesar merupakan industri berskala mikro dan ke­cil serta peran Industri Kecil Menengah (IKM) dalam rantai industri manufaktur Indonesia yang masih belum optimal.
  2. Kualitas sumber daya manusia masih relatif rendah.
  3. Belum tersediannya energi  yang andal dengan harga kompetitif.
  4. Kebijakan yang belum terintegrasi antar lembaga terkait.
  5. Struktur industri yang belum berimbang yang menciptakan ketergantungan bahan baku pada luar negeri.
  6. Keterbatasan sumber pembiayaan industri.
  7. Masih rendahnya daya beli masyarakat.

sumber :