BIAF Cimahi Agar Ditingkatkan Kualitasnya

BIAF Cimahi Agar Ditingkatkan Kualitasnya

BIAF Cimahi Agar Ditingkatkan Kualitasnya
BIAF Cimahi Agar Ditingkatkan Kualitasnya

CIMAHI- Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bidang Pengkajian Kebijakan

eknologi, Dr. Tatang A Taufik mengatakan penyelenggaraan Baros Internasional Animation Festival (BIAF) yang digelar rutin oleh Pemerintah Kota Cimahi dalam tiga tahun terakhir ini, perlu dijaga kontinuitasnya. Bahkan ditingkatkan kualitasnya.

“Konten-konten inovasi dan promosinya agar diperbanyak. Harapannya, BIAF ini bukanlah sekedar ajang untuk pameran riset, melainkan juga untuk memperluas edukasi bagi talenta-talenta muda serta ajang promosi produk animasi,” kata Dr. Tatang A Taufik, usai menjadi nara sumber dalam Diskusi Kupas Tuntas Industri Animasi di BIAF, Jalan Baros, Kota Cimahi kepada jabarprov.go.id.

Tatang berpendapat, prospek industry animasi ke depan sangat luar biasa. Salah satu dari segmen industry

kreatif di Indonesia yang paling potensial adalah animasi. Dan Cimahi, katanya, punya peran yang sangat penting di dalam memulai merintis industry animasi Indonesia ke depan. “Memang ini bukan kegiatan yang sangat mudah untuk membangun perekonomiannya, akan tetapi saya kira ini merupakan awal yang sangat baik karena kita punya modal yang cukup besar,” katanya.

Guna menumbuhkembang industri animasi di Indonesia, Tatang berharap, ke depan kolaborasi antar pihak

itu ditingkatkan, termasuk antara pemerintah pusat, pemerintah rovinsi, perintah kabupaten dan pemerintah kota dengan para pelaku industry dan asosaisi.

“Untuk kalangan usia muda kita ingin meningkatkan upaya-upaya agar semakin banyak talenta-talenta muda tecipta dan bisa berkarya di dalam ekonomi kreatif industry animasi,” katanya.

Untuk mendukung itu, lanjut Tatang, harus ada perbaikan dalam tataran kebijakan regulasi, termasuk bagaimana memberikan kesempatan keapda produk-produk animasi Indonesia agar bsia tayang di televisi-televisi nasional dan juga membuka industry turunannya seperti marchandise.

 

Baca Juga :