Analisis Teori Sosiologi Terhadap Sistem Komunikasi Masyarakat Desa

Analisis Teori Sosiologi Terhadap Sistem Komunikasi Masyarakat Desa

Berdasarkan materi yang telah dibahas sebelumnya mengenai sistem komunikasi masyarakat desa sedikitnya kita dapat memahami bagaimana masyarakat desa berinterkasi dan berkomunikasi dengan lingkungannya. Adapun ketika kita membahas sistem komunikasi masyarakat desa kiranya kita harus memberikan suatu analisis terhadap hal tersebut dengan menggunakan pendekatan teori-teori sosial. Banyak sekali teori-teori sosial yang membahas hal ini dari mulai kemunculan disiplin ilmu sosiologi sampai saat ini bnyak para sosiolog yang tertarik untuk membahas permasalan-permasalahan pada masyarakat desa maupun masyarakat kota, tetapi disini penulis akan secara terperinci membahas bagaimana teori-teori sosial ini menjadi pisau analisi terhadap permasalahan-permasalahan masyarakat desa atau sistem masyarakat desa. Dengan hal tersebut penulis akan menggunakan pendekatan teori pembagian kerja dalam bukunya Emile Durkeim yang berjudul The Devision Of Labor In Society dimana dalam karyanya ini Emile Durkheim membagi masyarakat ke dalam dua kelompok yaitu solidaritas mekanis dan solidaritas organik dan juga menggunakan pendekatan teori paguyuban dan patembayan dalam karyanya Ferdinand Tonnies yaitu yang berjudul Gemeinschaft und Gesselschaft  yang diterjemahkan dalam bahasa inggris dengan judul Community and Society

1)      Solidaritas Mekanik Dan Organik ( The Devision Of Labor In Society)

Perubahan di dalam pembagian kerja mempunyai implikasi-implikasi yang sangat besar bagi struktur masyarakat. Durkheim tertarik pada bagaimana peremasalahan-permasalahan dalam masyarakat ini membentuk suatu konstruk solidaritas sosial, dengan kata lain cara perubahan dalam masyarakat yang mempersatukan masyarakat dan bagaimana para anggotanya melihat dirinya sebagian dari suatu kesatuan dengan lingkungannya. Untuk menangkap perbeadaan tersebut Emile Durkheim mengacu kepada dua tipe solidaritas mekanis dan organis.[7] Suatu masyarakat yang dicirikan oleh solidaritas mekanik bersatu karena semua orang generalis. Ikatan diantara orang-orang itu ialah karena mereka semua terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang mirip dan mempunyai tanggung jawab yang mirip dengan kata lain dalam solidaritas ini masyarkat masih homogen dengan segala aktivitasnya dan ini lah yang menjadi cirikhas dari masyarakat desa. Adapun sebaliknya, suatu masyarakat yang dicirikan oleh solidaritas organik dipersatukan oleh perbedaan-perbedaan diantara orang-orang oleh fakta bahwa semuanya mempunyai tugas-tugas dan tanggung jawab yang berbeda, dengan kata lain bahwa dalam solidaritas organik ini masyarakat dapat dikatakan sebagai masyarakat yang heterogen dengan pembagian kerja yang begitu komplek dan ini sangat menggambarkan kehidupan masyarakat kota.

baa jua :

https://nashatakram.net/layanan-otomotif-seva-id/