Akhirat sebagai Tujuan Hidup Kaum Muslim

Akhirat sebagai Tujuan Hidup Kaum Muslim

Akhirat sebagai Tujuan Hidup Kaum Muslim

Ø  Di dalam Al-qur’an Qs Al-an’am ayat 31:

قَدْ خَسِرَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِلِقَاءِ اللَّهِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءَتْهُمُ السَّاعَةُ بَغْتَةً قَالُوا يَا حَسْرَتَنَا عَلَىٰ مَا فَرَّطْنَا فِيهَا وَهُمْ يَحْمِلُونَ أَوْزَارَهُمْ عَلَىٰ ظُهُورِهِمْ ۚ أَلَا سَاءَ مَا يَزِرُونَ

        “ sungguh rugi orang-orang yang mendustakan pertemuan dengan allah ,sehingga apabila kiamat datang kepada mereka secara tiba-tiba,mereka berkata,”alangkah besarnya penyesalan kami terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu”sambil mereka memikul dosa-dosa diatas punggungnya .Alangkah buruknya apa yang mereka pikul itu.”

      Potongan ayat yang berarti ,Sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya.ini menjelaskan bahwa penampilan mereka yang seperti hewan tunggangan.Bahkan ,hewan lebih bagus keadaannya dibandingkan mereka.Karena hewan membawa beban bawaan biasa.Sedangkan ,mereka membawa beban dosa-dosa mereka sendiri! Hewan-hewan itu,setelah bebannya diturunkan ,maka ia dapat pergi dan istirahat.sedangkan mereka itu membawa beban dosa-dosa  mereka ke neraka jahanam sambilan diiringi dengan cemoohan.

          kemudian potongan ayat selanjutnya  menjelaskan bahwa,yang berarti ,Ingatlah,amatlah buruk apa yang mereka pikul

        Dalam peristiwa ini ,yang menceritakan kerugian dan kesia-siaan,seteah setelah peristiwa yang menceritakan kengerian dan ketegangan ,datanglah frasa terakhir dalam redaksional ini.Frasa yang menceritakan hakikat tentang kehidupan di dunia di bandingkan kehidupan di akhirat .

       Dan di surat Al-an’am ayat 32:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُ الآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلا تَعْقِلُونَ (٣٢

      “Dan kehidupan dunia ini,hanyalah permainan dan senda gurau ,sedangkan negeri akhirat itu ,sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa.Tidakkah kamu mengerti”

        Dan di dalam surah adh-dhuhaa ayat 4 menjelaskan bahwa,Tidak pernah surut sumber karunianya dan limpahan pemberiannya .Maka,engkau akan mendapat di sisinya di akhirat nanti yang jauh  lebih baik dari pada yang  di berikannya kepada mu di dunia[7].

Ø  Surah Adh-huhaa ayat 4:

وَلَلْآخِرَةُ خَيْرٌ لَكَ مِنَ الْأُولَىٰ

    Artinhya;sungguh hari akhir itu lebih baik bagimu  dari  pada permulaan (dunia) .

       Itu adalah kebaikan pertama dan yang akhir ,sejak permulaan hingga akhir.

       Dan di dalam surah AL-A’laa dari kata mar’aa yang berarti semua tumbuh-tumbuhan.Tumbuh-tumbuhan ini pada awal pertumbuhnnya tampak hijau warnanya,kemudian layu,lalu menjadi kering kehitam-hitaman .akan tetapi diantara hijau dan kering ,dalam setiap keadaannya,ia sama-sama digunakan untuk kebutuhan kehidupan duniawi.

       Isyarat kepada kehidupan tumbuh-tumbuhan disini memberi kesan dari ujung yang samar bahwa segala tumbuhan  akan ada masa menuai dan setiap mahluk hidup ada kesudahannya.ini adalah sentuhan yang sesuai dengan pembicaraan tentang kehiupan dunia dan kehidupan akhirat.[8]

 

sumber :
https://pulauseribumurah.com/seva-mobil-bekas/