ADMINISTRASI NEGARA DALAM KONSEP BARAT

ADMINISTRASI NEGARA DALAM KONSEP BARAT

ADMINISTRASI NEGARA DALAM KONSEP BARAT

Apabila membicarakan terkait administrasi Negara

makan akan memiliki berbagai bentuk yang dapat dikaji seluruhnya, akan tetapi pembahasan terkait administrasi ini akan terasa lebih komprehensif melalui pendekatan administrasi Negara sebagai suatu proses yang dilakukan untuk mencapai tujuan Negara.

Dengan demikian, dalam administrasi Negara merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk membuat rencana, keputusan, serta tindakan yang ditujukan dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat melalui publik service.
Dalam usaha untuk memberikan adanya suatu proses administrasi ini, maka terdapat beberapa elemen seperti:

1. Public (Rakyat), merupakan sumber dari berbagai kebutuhan serta tuntutan yang ada, rakyat dapat sebagai penerima maupun penggunadari sistem pelayanan administrasi di Negara.
2. Public Policy (Pembuat Kebijakan), merupakan anggota-anggota eksekutif yang telah dipilih, serta anggota legislatif untuk memecahkan persoalan yang terjadi di dalam masyarakat.
3. Administrator (Pelaksana), merupakan para kelompok pegawai yang melaksanakan proses administrasi dalam kantor pelayanan atau kantor dinas. Pada tatanan ini administrasi dapat merencanakan, melaksanakan, serta mengawasi jalannya proses pelaksanaan kebijakan.

Ketiga proses administrasi tersebut merupakan proses yang sangat sederhana yang dapat dipahami dalam sebuah proses administrasi dalam sebuah Negara. Dalam sebuah proses bernegara maka akan terjadi hubungan yang sangat erat.

Hubungan dari elemen 1 ke elemen 2 merupakan suatu hubungan yang memiliki sifat pengawasan dari rakyat kepada pembuat kebijakan yang tentunya terkait dengan nasib rakyat selanjutnya.

Sedangkan hubungan dari elemen ke 2 dan elemen ke 3 merupakan suatu atribusi dar lembaga tinggi kepada para pegawai, kantor dinas ataupun instansi yang dapat menangani langsung permasalahan dalam lapangan pada suatu masalah.

Kemudian hubungan elemen ketiga dengan elemen pertama merupakan hubungan yang langsung antara pelayanan para administrator atau para pelaksana dalam melayani masyarakat. Selain itu juga akan terjadi hubungan timbal balik antara ketiga elemen yang ada. Dapat dimulai dari elemen pertama ke elemen ketiga taupun dari elemen ketiga ke pada elemen kedua.

Dalam pelaksanaan proses tersebut tentu akan menemui berbagai pengawasan terhadap keseluruhan proses yang ada. Sehingga dibentuklah lembaga pengadilan yang biasanya dapat ada pada hampir seluruh lembaga yudikatif dalam sebuah Negara seperti yang kita kenal dengan lembaga PTUN yang ada di Indonesia yaitu merupakan sebuah pengadilan yang mengadili sengketa antar lembaga Negara.


Baca Juga :