11 Keistimewaan Sholat Subuh Yang Luar Biasa

11 Keistimewaan Sholat Subuh Yang Luar Biasa

11 Keistimewaan Sholat Subuh Yang Luar Biasa
11 Keistimewaan Sholat Subuh Yang Luar Biasa

1. Shalat subuh yaitu penyelamat dari neraka

Nabi SAW bersabda, “Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya.” (HR.Muslim)
Ini yaitu ketetapan Nabi yang mulia, bahwa siapa yang memelihara pelaksanaan shalat subuh dan ashar maka dia tidak akan masuk neraka dengan izin Allah SWT.

2 Shalat subuh yaitu penyebab orang masuk surga

Nabi SAW bersabda, “Siapa yang melaksanakan dua shalat bardain dia masuk syurga” (HR.Bukhari).
Shalat bardain yaitu shalat subuh dan ashar.Disebut Al Bardain (dua waktu dingin) lantaran keduanya dilaksanakan pada waktu dinginnya siang, tepatnya pada kedua ujung siang ketika suasana teduh dan tidak ada terik gerah.

3. Shalat subuh akan menghadirkan nikmat berupa bisa melihat wajah Allah yang mulia

“Apabila penghuni syurga sudah memasuki syurga. Allah berfirman,’Apakah kalian ingin saya diberi aksesori ?’Mereka menjawaban,’Bukankan Engkau sudah memutihkan wajah-wajah kami?Bukankan Engkau sudah memasukkan kami ke dalam syurga?Dan Engkau selamatkan kami dari neraka?’Rasulullah melanjutkan,”Kemudian dibukalah tabir, maka tidak ada lagi nikmat yang lebih besar daripada nikmat bisa melihat Rabb mereka.INI nikmat aksesori itu.” Lalu dia membaca surat Yunus : 26 yang artinya: “Bagi orang-orang yang berbuat baik ada pahala yang terbaik jannah dan tambahannya.” (HR.Muslim)

4. Shalat subuh yaitu suatu syahadah khususnya bagi yang konsisten memeliharanya

“Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu shalat subuh dan ashar sehabis itu malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit. Lalu Allah bertanya kepada mereka – dan dia lebih tahu wacana mereka – ,’Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hambaku?’ Mereka menjawaban,’Kami menginggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami hadir kepada mereka ketika mereka shalat’” (HR.Bukhari)

5. Shalat subuh yaitu kunci kemenangan

“Bahwa Rasulullah apabila hendak menyerbu suatu kaum, dia menundanya hingga datang waktu subuh.” (HR Bukhari)

Dikisahkan pasca meletusnya perang Mesir-Israel tahun 1973 ada seorang tentara Mesir yang mengajak berbicara tentara Yahudi yang paham bahasa Arab.

Tentara Mesir itu berkata, “Demi Allah, kami akan memerangi dan mengalahkan kalian hingga ada di antara kalian yang bersembunyi di balik pohon dan batu, kemudian pohon dan kerikil itu mengatakan,’hai hamba Allah, hai Muslim, ini ada Yahudi di belakangku, ke mari dan bunuhlah dia’”

Tentara Yahudi menjawaban,”Semua itu tidak akan terjadi sebelum shalat subuh kalian sama dengan shalat Jumat.”

6. Shalat subuh lebih baik daripada dunia seisinya

“Dua rakaat shalat subuh, lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR.Muslim dan Ahmad)
Mengenai shalat dua rakaat sunah sebelum subuh Rasulullah bersabda, “Dua rakaat itu lebih saya sukai daripada dunia seluruhnya.” (HR.Muslim)

Baca Juga: Ayat Kursi

7. Mendapatkan cahaya yang tepat pada hari Kiamat

Rasulullah saw bersabda

عن بريدة الأسلمي رضي الله عنه عن النبي – صلى الله عليه وسلم قال :بشِّرِ المشَّائين في الظُّلَم إلى المساجد بالنور التام يوم القيامة

Dari Buraidah al-Aslami radhiyallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sampaikanlah diberita besar hati kepada orang-orang yang berjalan pada dikala petang menuju masjid, dengan cahaya yang tepat pada hari Kiamat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

8. Berada dalam jaminan AllahTa’ala

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَن صلَّى الصبح، فهو في ذمة الله، فلا يَطلُبَنَّكم الله من ذمَّته بشيء؛ فإن من يطلُبهُ من ذمته بشيء يدركه، ثم يَكُبه على وجهه في نار جهنم

“Barang siapa yang melaksanakan shalat Subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Maka tidakboleh hingga Allah menuntut kalian sesuatu apa pun pada jaminan-Nya. Karena barangsiapa yang Dia tuntut pada jaminan-Nya, pasti Dia akan mendapatkannya. Kemudian dia akan ditelungkupkan pada wajahnya di dalam Neraka.” (HR. Muslim, dari Jundubibn Abdillah al-Bajali Radhiallahu ‘anhu)

9. Dibebaskan dari sifat orang munafik.

Shalat Subuh secara berjamaah yaitu salah satu upaya untuk mencegah diri kita dari sifat kemunafikan yang bisa mengakibatkan kita masuk kedalam neraka yang paling dibawah.

ليس صلاة أثقل على المنافقين من الفجر والعشاء، ولو يعلمون ما فيهما، لأتَوهما ولو حبوًا، ولقد هممتُ أن آمُرَ المؤذِّن فيُقيم، ثم آخُذَ شُعلاً من النار، فأحرِّقَ على من لا يخرج إلى الصلاة بعد

“Tidak ada Shalat yang lebih berat (dilaksanakan) bagi orang munafik daripada shalat Subuh dan Isya. Seandainya mereka tahu (keutamaan) yang terdapat di dalamnya, pasti mereka akan melakukannya kendati dengan merangkak. Sungguh saya sudah hendak memerintahkan kepada petugas azan untuk iqamat (Shalat) kemudian saya mengambil bara api dan aben (rumah) orang yang belum tidak keluar melaksanakan Shalat (di masjid).” (HR. Bukhari-Muslim, dari Abu Hurairah)

10. Orang yang berjamaah shalat Subuh, Allah menyuruh malaikat jadi saksi

Dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

يتعاقبون فيكم ملائكةٌ بالليل وملائكةٌ بالنهار، ويجتمعون ف ي صلاة الفجر وصلاة العصر، ثم يعرُجُ الذين باتوا فيكم، فيسألهم ربُّهم – وهو أعلم بهم: كيف تركتم عبادي؟ فيقولون: تركناهم وهم يصلُّون، وأتيناهم وهم يصلون.

“­Malaikat bergantian melihat kalian pada siang dan malam. Para malaikat itu bertemu di shalat Subuh dan shalat Ashar. Kemudian yang bermalam dengan kalian naik (ke langit) dan ditanya oleh Rabb mereka, dan Dia lebih tahu keadaan hamba-hambanya, Bagaimana kondisi hamba-hambaku ketika kalian tinggalkan?’ Para malaikat menjawaban, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan shalat, dan kami menhadiri mereka dalam keadaan shalat.” (HR. Bukhari-Muslim)

11. Kemenangan dengan melihat Allah Ta’ala pada hari Kiamat nanti

Rasulullah saw bersabda :
Dari Jarir Bin Abdullah al-Bajali Radhiallahu ‘anhu berkata, “Kami pernah duduk bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, kemudian dia melihat ke bulan di malam purnama itu, Rasulullah bersabda, ‘Ketahuilah bahwa bergotong-royong kalian akan melihat kepada Rabb kalian sebagaimana kalian melihat kepada bulan ini. Kalian tidak terhalangi melihatnya. Bila kalian bisa untuk tidak meninggalkan shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah!” (HR. Bukhari-Muslim)